Bahasa sebagai Jalur utama dominasi media barat
Bahasa merupakan sarana dalam berkomunikasi
sehingga pesan-pesan bisa tersampaikan. Media barat dengan mudah menguasai
media di Dunia ketiga seperti Indonesia karena bahasanya. Bahasa inggris
merupakan bahasa dari barat yang menjadi bahasa internasional sehingga
dipelajari diberbagai negara lain.
Perkembangan dan persebaran bahasa mulai abad
ke-19 tidak lagi diperkenalkan melalui jalur penjajahan. Jalur yang dipakai
yakni dengan menggunakan media massa dan menjadikannya nilai tukar terutama
berkenaan dengan masalah hiburan. Peran media massa barat sebagai bentuk
industry media dan budaya serta ekspansinya ke beberapa belahan dunia, khususnya
ke negara-negara dunia ketiga.(Novin Farid Styo Wibowo, 2011 :15)
Kekuatan media massa barat tehadap
negara-negara di dunia ketiga disebabkan media barat telah terkonstruksi
mengesankan sehingga segala hal yag disajikan oleh barat cenderung diikuti oleh
masyarakat di negara dunia ketiga. Karena telah terbangun citra keren, modern,
dan sebagainya. Sebagai mayarakat di dunia ketiga yang merasa ketertinggalan
mengikuti arus media barat atas dasar mengikuti kemajuan atau perkembangan
zaman.
Penguasaan media yang sangat kuat di tangan
segelintir orang akan menciptakan situasi arus informasi yang tidak seimbang,
yang lebih jauh akan mengancam demokrasi di negara yang bersangkutan. Pada
negara berkembang seperti Indonesia , sejarah telah membuktikan betapa
ketimpangan arus informasi berkaitan dengan persoalan demokrasi, terutama soal
control terhadapjalannya kekuasaaan serta partisipasi masyarakat dalam proses
politik. (Mario Antonius Birowo, 2004 : 128-129)
Dalam hal ini bahasa mengambil peran penting
dalam beernagai bidang termasuk bidang informasi dan teknologi. Informasi
menjadi mudah tersebar secara luas karena teknologi. Pesan-pesan tersampaikan
karena bahasa yang dimengerti. Namun, penggunaan bahasa tidak sesederhana
itu.karena bahasa justru banyak merubah budaya , sudut, pandang, gaya hidup
tentunya melalui media.
Kita bisa melihat dalam kehidupan sehari-hari
bahwa barat seperti amerika di mata kita begitu menakjubkan. Bahkan berbagai
produk dari barat sangat bergengsi di Indonesia salah satunya. Tentu saja
pembentukan sudut pandang tersebut, karena terpaan media yang selalu menyajikan
mengenai tujuan barat tersebut. Bahkan produk local apabila menggunakan bahasa
inggris akan menjadi terlihat lebih mewah dan bergengsi contohnya makanan di
restaurant, dan sebagainya. Media seringkali menampilkan kehidupan yang sangat
mewah, gaya hidupseperti fashion dengan merk merk dunia. Hal tersebut guna
meningkatkan konsumerisme masyarakat.
Produk-produk
dari barat bisa laku keras di Negara ketiga karena terpaan media yang sudah
membentuk. Seperti gaya hidup mewah, anak muda yang fashionable, fasilitas berteknologi tinggi, yang mana sebenarnya
sangat jauh berbeda dengan kehidupan masyarakat pada umumnya. Media seolah
menawarkan kehidupan yang sempurna menurut versinya. Masyarakat dibentuk
mengikuti apayang telah disediakan oleh media. Terpaan media yang terus menerus
tentunya mempengaruhi masyarakat. Mulai dari bahasa hingga ke ekonomi negara
sangat dipengaruhi oleh barat melalui media. Tentunya bahasa dan media menjadi
alat ampuh bagi media barat dalam menguasai berbagai belahan dunia.
Dalam tulisan ini, bukan mencegah tentang
penggunaan bahasa internasional tetapi bagaimana lewat bahasa tersebut
banyaknya pemikiran kita yang telah berubah. Salah satunya tanpa sadar kita
menjadi objek barat melalui pesan-pesan yang disampaikan melalui media massa.
Dan memang pengaruh pengenalan bahasa internasional dengan membawa nilai-nilai
dari barat itu sendiri .
Komentar
Posting Komentar